Ups… Cetak Ulang!

Aprilo 26, 2006 je 3:24 atm | Blogis en Baca Buku-ku | Komentu

Dapatkan di toko buku terdekat: Ups Selingkuh!, harga Rp. 20.000,-

Segala Puji bagi Tuhan, Buku ini mendapat sambutan baik dari pembaca.  Buku ini layak Anda baca (beli dulu tentunya..jangan pinjam hehehe..apalagi di fotocopy…oh please don't!). 

Sepuluh perempuan baik-baik dan "biasa", bertutur tentang pengalaman mereka, menghadapi badai perselingkuhan.  Siapa yang selingkuh ? suami mereka-kah ?.. oh..bukan..bukaaaannn!!! disinilah menariknya buku ini, karena…ssstttt… yang berselingkuh adalah para istri. 

Waks!!!… apakah ini juga salah satu pertanda dunia benar-benar menjelang kiamat!!!… whoops!! tidak…ehmm..entah ya… buku ini tidak menyinggung perihal kiamat.. hehehe… tenang-tenang..  Buku ini, mengajak pembaca melihat dengan kepala dingin, bahwa masalah selingkuh adalah keniscayaan dalam perkawinan.  Bukan berarti setiap perkawinan harus pernah tersakiti oleh perselingkuhan…bukan!!!… Agar tidak menjadi niscaya.. bacalah buku ini..

Karena perselingkuhan tidak harus terjadi dalam perkawinan..

JUST SAY NO!!! TO INFIDELITY, mari bersetia kepada pasangan masing-masing… (persis kampanye HIV/AIDS)

Jethmal Foundation — segera kirim aplikasi mu..!!

Aprilo 26, 2006 je 3:06 atm | Blogis en Macam-macam | 2 Komentoj

Corporate Identity in Basic Full-Color Style.jpgJika kamu, memiliki minat untuk belajar mengenai film.  Jika kamu membutuhkan dukungan dana, untuk mewujudkan keinginanmu menempuh studi di bidang Film.  Segera kunjungi website Yayasan Putra Jethmal.  Pelajari ketentuannya dan segera kirimkan aplikasi.

Jika kamu ingin turut menggelorakan perfilman di Indonesia, melalui ragam aktivitas workshop, roadshow pemutaran film dan kegiatan lain yang sejenis.  Segera kunjungi website Yayasan Putra Jethmal dan kirimkan aplikasi mu.

Jika film karyamu, berhasil menembus seleksi dewan juri Canes Festival, atau festival film internasional lainnya, dan kamu perlu dukungan biaya untuk perjalananmu menghadiri event bergensi tersebut.  Lekas, lekas… kirim aplikasimu… Lihat informasi lengkapnya di website Yayasan Putra Jethmal.   

Yayasan Putra Jethmal didirikan dengan komitmen untuk menumbuh kembangkan perfilman Indonesia dengan cara mendukung perluasan wawasan, pengetahuan dan keterampilan praktisi perfilman nasional..(selengkapnya: www.putrajethmal.com) Jika informasi ini kurang jelas, lekas..lekas..!!! hubungi: Inez han di 0813 1115 9898 atau email: info@putrajethmal.com

“Jangan pegang-pegang Kucing !!!”

Aprilo 21, 2006 je 4:22 atm | Blogis en Parenting | Komentu

Si Sulung saya menderita asma.  Bila kambuh karena terpicu suatu hal, Ia akan batuk-batuk kadang sampai satu bulan penuh.  Ia alergi terhadap tungau debu rumah, bulu-bulu, es dan suhu dingin juga udara yang kelewat kering maupun yang terlalu lembab.

Dulu, ketika saya seumur dia, saya punya sembilan ekor kucing.  Masing-masing punya nama, dan menjadi kawan bermain saya.    Kini, demi kesehatan si sulung, tak satupun binatang berbulu boleh menginjakkan kaki dirumah kami.  Kecuali, seekor kucing hitam kurus, yang setiap pagi mengeong didepan pintu.  Hanya sampai didepan pintu.  Si Sulung juga adiknya, selalu menunggu  kedatangan Miu -nama pemberian kami-.  Karena anak-anak suka –sebenarnya saya juga-, saya siapkan wadah makan khusus buat Miu.  Juga mangkuk kecil, tempat Miu menikmati susu sisa.

Saya buat perjanjian ketat, si sulung dan adiknya boleh memberi makan Miu.  Selebihnya, seperti mengelus, menggendong, terlarang.  Saya tahu, si Sulung begitu ingin mengelus Miu.  Beberapa kali diam-diam saya pergoki dia tengah mengusap punggung Miu, dan berbicara dengan suara lembut kepadanya.   Biasanya dengan tegas, saya langsung perintahkan si sulung mencuci tangannya dan menjauh dari Miu.

Saya tidak sampai hati menyampaikan kepada si Sulung, bahwa bulu halus Miu merupakan ancaman bagi saluran pernapasannya yang sensitif.  Terlalu banyak hal terlarang bagi si sulung, sehubungan dengan sakitnya.  Maka saya peringatkan dengan cara sederhana.  “Jangan sentuh Miu, Miu kotor, dia tidak pernah mandi”.

Sekalipun saya selalu menghardik-hardik tiap kali Miu mendekati anak-anak, tampaknya Ia tahu kami sayang kepadanya.  Miu beranak dipojok gudang kami.    Miu dan dua anaknya, tak terelakkan, kini menjadi anggota keluarga kami.  Ritual si sulung pun bergeser, tiap bagi begitu membuka mata, Ia langsung melompat dan berlari menengok Miu dan anaknya.    Anak-anak Miu tumbuh sehat dan lucu.  Godaan untuk tidak memegang kucing semakin tak tertahankan.  Sementara saya, diliputi kecemasan.

Suatu hari saya dapati, si sulung menimang dan mendekap anak-anak Miu.  Si sulung berkilah, bahwa Ia tidak menyentuh Miu yang kotor.  Ia hanya menggendong anaknya yang lucu, gendut dan bersih.  Saya hilang argumen, “Anak-anak Miu juga kotor, sama seperti ibunya, mereka tidak pernah mandi”, sergah saya.     Terpaksa saya keluarkan ultimatum, bila si sulung kedapatan memegang dan menggendong Miu dan anaknya.  Maka Miu sekeluarga akan disingkirkan dari rumah kami.  Peringatan ini tampaknya berhasil.  Si sulung selama beberapa hari, hanya mengamati dari jauh polah si Miu dan anak-anaknya.  Saya merasa tenang.

Karena tak pernah mandi

Gudang kami mulai beraroma tak sedap.  Miu membawa oleh-oleh seekor tikus mati, untuk kedua anaknya.  Kali lain, Miu membawa kadal juga cicak.  Saya mulai gusar, ingin segera menyingkirkan keluarga Miu.  Tapi si Sulung membela mati-matian.  Saya terpaksa mengalah.  Larangan menyentuh, mengelus, menggendong masih berlaku.  Saya tahu, si sulung tanpa sepengetahuan saya, berkontak fisik dengan kucing-kucing itu.  Biasanya begitu mendengar langkah saya, Ia bergegas berdiri dan cepat mencuci tangan.  Saya meresponnya dengan mengeluarkan pernyataan-pernyataan tentang betapa joroknya si kucing.  “hi.. kotor, jijik, mereka makan tikus mentah lho”.  Saya berharap, si sulung terpengaruh oleh pernyataan saya.  Karena saya tahu sekali, si sulung sangat tidak tahan berdekatan dengan sesuatu yang menurut dia tidak bersih.

Sampai suatu hari, disebuah sabtu siang yang sarat matahari.  Si sulung menghampiri saya dengan mata berbinar dan berbisik  “anak-anaknya miu aku mandikan”.   “Hah !!!” pekik saya kaget, sambil menghambur keluar.  Disana dibawah kran tempat kami mencuci baju, sebuah ember biru berisi air.  Didalamnya anak-anak Miu terapung-apung.  Sambil cepat memberikan pertolongan, saya pun mengomel.  “ini anak Miu bisa mati kalau kamu rendam begini”, teriak saya.  Syukurlah, dua anak kucing yang malang itu tertolong. 

Saya baru menyadari kesalahan saya, ketika si Sulung dengan ekspresi kecewa berkata: “..kan mama sendiri yang bilang, kalau anak-anak Miu itu kotor karena tidak pernah mandi”. 

Sampaikan dengan benar

Saya mendapat pelajaran mahal dari peristiwa itu.  Pertama, saya sudah menteror anak saya dengan pernyataan-pernyataan negatif.   Saya membuat anak saya memiliki pemahaman yang keliru.  Sekalipun si kucing "kotor", tak mungkin memintanya untuk mandi dua kali sehari seperti kita. 

 ***Dari Buku: 20 point penting dalam menghias jiwa dan perilaku anak.

The Fragrance of the Rose (Words)

Aprilo 21, 2006 je 4:02 atm | Blogis en Spiritualism | Komentu

The disciples were absorbed in a discussion of Lao-tzu’s dictum: Those who know do not say; Those who say do not know.   When the master entered, They asked him what the words meant. Said the master, "Which of you knows the fragrance of a rose?" All of them indicated that they knew. Then he said, "put it into words." All of them were silent.   (deMello)

IDENTITY

Aprilo 21, 2006 je 4:00 atm | Blogis en Spiritualism | 1 Komento

"How does one seek union with God?"
"The harder you seek, the more distance you create between Him and you."
"So what does one do about the distance?"
"Understand that it isn't there."
"Does that mean that God and I are one?"
"Not one. Not two."
"How is that possible?"
"The sun and its light, the ocean and the wave, the singer and his song, –“
—Not One, Not Two–
(de Mello)

Dari buku ke-1- pengantar tulisan parenting

Aprilo 21, 2006 je 3:37 atm | Blogis en Parenting | Komentu

Buku-screw.JPGBuku pertama saya (yang saya tulis bersama Dien Bachtiar dan 1 tulisan dari Andri Haikal) berjudul: 20 point penting dalam menghias jiwa dan perilaku anak.  Dalam buku ini, ada 6 judul tulisan saya.   Tulisan itu, kini dapat Anda nikmati melalui Blog ini, tak perlu membeli buku-nya (mungkin sudah habis terjual, tapi tak dicetak ulang).

Selain dari itu, posting dalam kategori parenting berisi cerita pendek, tulisan pendek, percakapan dengan anak — pokoknya segala tentang "parenting".

Ya, karena saya adalah ibu 2 anak laki-laki yang super bandel, lucu dan ganteng.  Mereka adalah De dan Da.  Keduanya menjadi inspirasi bagi saya dalam menyusun tulisan-tulisan pendek ini.  Tentu dengan improvisasi dan tambahan imajinasi.  Namun percaya-lah, semuanya faktual dan jika Anda juga parent, Anda tentu bisa menemukan relevansi isi tulisan ini dengan hari-hari yang Anda jalani sebagai parent.

Karena jadi PARENT, tak ada sekolahnya !!!

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Enskriboj kaj komentoj feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.